Motto

19 Des 2010

Parasitologi (Kisi-kisi)

1.        Definisi parasitologi adalah ilmu yang mempelajari jasad-jasad (parasit) yang hidup untuk sementara atau menetap didalam tubuh/permukaan tubuh jasad hidup yang lain dengan maksud untuk mengambil makanan.

2.        Derajat Parasitisme
-  Komensalisme; suatu jasad hidup yang mengambil makanan dari jasad hidup yang lain tanpa merugikan jasad tersebut.
-  Mutualisme; Hubungan dua jasad yang saling menguntungkan.
-  Parasitisme; Hubungan dua jasad hidup dimana salah satunya mendapat keuntungan sedangkan yang lain dirugikan.
-  Predator; Parasit yang membunuh mangsanya kemudian memakannya.

3.        Istilah parasitologi
-  Infeksi; Masuknya/adanya parasit dalam jaringan hospes
-  Infestasi; Adanyab parasit pada permukaan tubuh hospes
-  Epidemi; adanya infeksi yang terjadi secara mendadak dan menyebar dengan cepat pada banyak penduduk disuatu tempat
-  Endemi; Suatu infeksi yang selalu ada disuatu daerah.
-  Masa inkubasi; waktu antara masuknya parasit dalam tubuh hospes sampai timbulnya gejala pertama
-  Carier; pengandung parasit yang tidak memperlihatkan gejala klinik, sehingga merupakan sumber infeksi bagi orang lain.
-  Zoonosis; Penyakit parasit hewan yang ditularkan pada manusia oleh adanya kontak manusia dan hewan yang terlalu dekat.
-  Insidens; kejadian suatu penyakit
-  Prevalensi; jumlah seluruh kasus penyakit yang sama yang terjadi pada waktu dan tempat tertentu.

4.        Epidemologi entamuba histolityca
·     -  Apabila seorang karier kista misalnya seorang tukang masak apabila hygiene perorangannya kurang akan merupa kan sumber infeksi, apabila ia tidak mencuci tangannya setelah memegang anus pada saat BAB maka tangannya sendiri akan terkontaminasi dengan tinjanya sendiri yang mengandung kista dan akan disebarkan melalui makanan yang disajikan.
·    -  Sayuran yang ditanam dengan menggunakan tinja manusia sebagai pupuk, apabila tinja tersebut mengandung kista maka sayuran akan terkontaminasi.
·   -      Lalat atau lipas yang hinggap pada tinja manusia yang mengandung kista maka dapat memindahkan kista tersebut ke air atau makanan.

5.        Morfologi dan daur hidup trichomonas vaginalis
Protozoa ini hidup pada vagina dan urethra (wanita), dan epdidymis dan prostat (laki-laki). Sring ditemukan pada urine penderita. Parasit ini hanya mempunyai bentuk trofosit, bentuk piriformis, inti berbentuk lonjong dengan sitoplasma berbutir halus. Gerakan dilakukan dengan memukulkan bulu cambuknya dan menggerakkan membrane bergelombang. Berkembang biak dengan cara belah pasang longitudinal dan pembagian mitosis pada inti. Infeksi terjadi melalui hubungan kelamin atau kontak dengan benda toilet yang sudah terkontaminasi lalu kemudian masuk ke saluran kelamin dan memperbanyak diri disana.

6.        Penyakit parasit malaria
Penyakit malaria disebabkan oleh genus plasmodium, selain manusia juga menyerang hewan lain akan tetapi hanya spesies tertentu yang menyerang manusia dan menimbulkan gejala :
ü  Plasmodium falsifarum; à malaria tersiana maligna atau malaria tropika
ü  Plasmodium vivax; à malaria tersiana benigna atau malaria vivax
ü  Plasmodium ovale; à malaria tersiana
ü  Plasmodium malaria; àmalaria kuartana

7.        Endemitas penyakit malaria
Cara yang paling mudah mengukur endemisitas penyakit malaria adalah dengan memakai angka limpa (spleen rate) yaitu jumlah anak usia 2 – 9 tahun yang mengalami pembesaran limpa: <10% = hipoendemik, 10%-15%= meso endemic, 50%-75% hiperendemik, >75% = holoendemik.

8.        Pengobatan parasit  malaria
Hari I                       : kloroquin 600 mg, 300 mg 6 jam sesudahnya
Hari 2 – 5                : kloroquin 300 mg / hr
Hari 4 – 21              : primakuin 7,5 mg/12 jam (khusus vivax dan ovale)
Berupa pencegahan dimulai dari 1 minggu sebelum masuk daerah endemis sampai 4 minggu setelah meninggalkan daerah endemis.
-  Pirimetamin 25 mg/mng
-  Proguanil 100-200 mg/hr
-  Kloroquin basa 300 mg/mng
-  Pirimetamin + sulfadoksin 500 mg/mng
-  Pirimetamin 12,5 mg + sulfon 100 mg/2 mng
9.        Infeksi nematode
-  Telur masuk melalui mulut; ascariasis, trichuriasis, enterobiasis.
-  Larva menembus kulit secara aktif; ankylostomiasis, strongyloidiasis
-  Larva dimasukkan oleh insekta melalui tusukan pada kulit, filariasis
-  Kista masuk kedalam tubuh bersama daging yang dimasak kurang matang; trichinelliasis.

10.     Patologi dan gejala klinik enterebius vermikularis
Terdapatnya parasit pada daerah perianal akan menyebabkan iritasi dan rasa gatal, gatal yang persisten akan menyebabkan peradangan yang disertai infeksi sekunder, sehingga orang yang terkena infeksi kadang-kadang akan mengalami gangguan tidur, anoreksia, dan penurunan BB,kadang-kadang cacing dewasa dapat melakukan migrasi ektopik dan memasuki vagina bahkan bisa meluas ke daerah uterus dan tuba fallopi dan ditempat itu menimbulkan reaksi peradangan dengan segala bentuk manifestasi kliniknya.

11.     Penyebab cacing tambang
-  Ankylostoma duodenale; menyebabkan ankilostomiasis
-  Necator americanus; menyebabkan necatoriasis

12.     Epidemologi cacing tambang
Diperkirakan infeksi cacing tambang di seluruh dunia menghinggapi kurang lebih 700 juta orang. Di Indonesia sekitar 70% terutama didaerah pedesaan, hal ini disebabkan adanya kebiasaan defekasi sembarang tempat.

13.     Pengendalian arthozopoda
-  Mekanis; pengendalian pada pengelolaan tempat hidup dan berkembang biaknya arthropoda seperti perbaikan sanitasi, dan penataan lingkungan.
-  Zat kimia; organofosfat insektisida.
-  Biologis; pengendalian dengan menggunakan mahluk hidup seperti ikan gambusia affinis yang akan memangsa larva nyamuk pd genangan air.
-  Perlindungan perorangan merupakan upaya untuk menghindari gigitan nyamuk seperti kelambu, dll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar